Senin, 29 Desember 2014

Wakatobi Keindahan Yang Mengagumkan di Sulawesi Tenggara

Taman Nasional Wakatobi merupakan salah satu tempat penyelaman di Indonesia yang indah, Selain Raja Ampat di Papua dan Bunaken di Manado Sulawesi Utara. Keindahan dan kekayaan alam Wakatobi sudah terkenal di dunia setelah Ekspedisi Wallacea dari Inggris pada tahun 1995. Selain menikmati bawah laut anda juga bisa menikmati pantai yang indah.

Bawah Laut Wakatobi
Wakatobi merupakan sebuah kabupaten yang berada di provinsi Sulawesi Tenggara dengan ibu kota Wangiwangi. Wakatobi sendiri merupakan singkatan dari empat pulau utama yang ada di Kabupaten Wakatobi yaitu Wangiwangi (Wanci), Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Pariwisata bahari merupakan andalan di kabupaten wakatobi.

Bawah Laut Wakatobi

Transportasi ke Wakatobi


Untuk perjalanan menuju Wakatobi ada beberapa cara, saat ini sudah tersedia penerbangan ke Bandara Matahora di Wangi-Wangi dari Makassar. Ada juga penerbangan dari Kendari ke Wakatobi, anda bisa mencarinya melalui situs booking penerbangan. Cara lain yaitu menggunakan kapal laut dengan rute Kendari - Bau-Bau - Wanci dan Kendari - Wanci.

Pulau Wangi-Wangi atau yang biasa disebut Wanci merupakan pintu gerbang utama untuk memasuki Taman Nasional Wakatobi, dari Wanci atau Wangi-wangi ini kemudian anda bisa menjelajahi pulau-pulau lain di Wakatobi seperti Pulau Kaledupa, Pulau Tomia, dan Pulau Binongko dengan speed boat atau kapal kayu.

Penginapan di Wakatobi


Bagi anda yang ingin menginap di Wakatobi banyak tersedia penginapan hotel dan resort bahkan rumah penduduk yang bisa anda sewa, umumnya wisatawan menginap di pulau Wangi-wangi, meskipun ada juga penginapan lainnya seperti di Kaledupa atau Tomia. Tarifnya berkisar ratusan ribu, jika anda ingin yang mewah bisa memilih resort dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per malam.

Objek Wisata di Wakatobi


Salah satu kegiatan yang wajib anda lakukan di Wakatobi adalah menyelam untuk menikmati keindahan bawah lautnya yang merupakan bagian dari segitiga terumbu karang. Selain itu ada juga pantai yang indah, seperti Pantai Molii Sahatu, Pantai Sousu, Pantai Waha, Pantai Hoga, Pantai Sombano, Pantai Peropa, Pantai Huntete, Pantai Soha, Pantai Onemobaa, Pantai Palahidu, serta masih banyak lagi pantai indah lainnya di Wakatobi.

Minggu, 28 Desember 2014

Klenteng Sam Poo Kong

Klenteng Sam Poo Kong

Klenteng Sam Poo Kong merupakan sebuah petilasan, yaitu sebuah bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana dari Tiongkok yang beragama islam, ia adalah Zheng He / Cheng Ho seorang pelaut Muslim dari negeri Cina yang terkenal dengan perjalanan muhibahnya ke berbagai penjuru di dunia dengan membawa misi perdamaian. Suatu tanda yang menunjukan sebagai bekas petilasan yang berciri keislamanan dengan ditemukannya tulisan berbunyi "marilah kita mengheningkan cipta dengan mendengarkan bacaan dari Al Qur'an".

Sam Poo Kong disebut sebagai Gedung Batu karena bentuknya seperti sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu, masyarakat indonesia dari keturunan cina menganggap bangunan itu adalah sebuah kelenteng, ini dikarenakan bentuk arsitektur bangunan cina sehingga mirip seperti sebuah kelenteng. Saat ini tempat tersebut dijadikan sebagai tempat peringatan dan tempat pemujaan atau sembahyang dan tempat untuk berziarah. Untuk keperluan tersebut, di dalam Gua Sam Poo Kong itu diletakan sebuah altar dan patung-patung Sam Po Tay Djien. Padahal laksamana Cheng Ho adalah seorang muslim, namun oleh mereka di anggap sebagai dewa. Hal ini dapat dimaklumi mengingat kepercayaan Kong-Hu-Cu atau Tau menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan kepada mereka.

Aktivitas
Patung Laksamana Cheng HoBangunan Klenteng Sam Poo Kong memiliki luas 1.020 meter persegi dan didominasi warna merah megah, di tempat ini terdapat banyaknya kepulan asap dupa dan bau hio, sehingga membuat pengunjung seakan seperti di China. Dari berbagai sudut maka Anda akan melihat bangunan berarsitektur Cina, yang menarik di tempat ini terdapat patung raksasa Laksamana Cheng Ho setinggi 10,7 meter berbahan dari perunggu dengan berat sekitar 3,7 ton yang akan menjadi salah satu ikon pariwisata provinsi Semarang untuk menarik wisatawan yang bertujuan khusus minat keagamaan.

Komplek Klenteng Sam Poo Kong terdiri dari sejumlah anjungan. Bangunan pemujaan utama merupakan klenteng terbesar dan Gua Sam Po Kong. Klenteng Tho Tee Kong adalah tempat pemujaan Kyai Juru Mudi, Kyai Cundrik Bumi, Kayai Jangkar, dan mbah Kyai Tumpeng. Klenteng Besar dan Gua Sam Po Kong ialah bangunan yang paling penting di antara semuanya, dan merupakan pusat seluruh kegiatan pemujaan di komplek tersebut. Gua Sam Po Kong memiliki mata air yang tak pernah habis sehingga dipercaya sebagai petilasan dan dibangun sebagai duplikat tempat yang pernah ditinggali oleh Sam Po Tay Djien (Cheng Ho) yang telah hancur.

Lokasi
Klenteng Sam Poo Kong/ Gedung Batu terletak di Jalan Simongan 129, Semarang - Jawa Tengah kurang lebih sekitar 3 km dari Simpang Lima ke arah barat daya. Jika menggunakan kendaraan umum dari pusat kota akan memakan waktu sekitar 20 menit, Tempat ini dibuka untuk umum setiap hari selama 24 jam dengan tarif biaya masuk Rp3.000,00. setiap pengunjung.

Pantai Ujung Genteng Sukabumi Yang Indah

Ujung Genteng memiliki Pantai yang indah berpasir putih dan airnya yang jernih mempesona siapa saja yang berkunjung. Pantai ini berlokasi di kecamatan Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Juga: Tempat Wisata di Sukabumi

Pantai Ujung Genteng Sukabumi
Pantai Ujung Genteng merupakan salah satu tempat wisata di Sukabumi yang harus masuk dalam daftar tujuan liburan anda di Sukabumi. Meski lokasinya cukup jauh dari Jakarta, kelelahan anda dalam perjalanan akan terbayar dengan keindahannya.

Saya telah mengunjungi Pantai Ujung Genteng ini dua kali, yang pertama airnya cukup jernih dan yang kedua agak sedikit keruh mungkin karena faktor cuaca yang pada waktu itu sedang musim hujan. Perjalanan saya tempuh dengan motor selama 6-8 jam bahkan bisa lebih cepat tergantung perjalanan anda.

Perjalanan Ke Ujung Genteng


Jalan menuju ujung genteng ini berliku-liku mendaki dan menuruni bukit, sudah beraspal dan tidak terlalu mulus, terkadang ada jalan berlubang dan sedikit bergelombang jadi bagi pengendara motor sebaiknya berhati-hati dan persiapkan kendaraan anda sebaik mungkin.

Saya tidak terlalu ingat daerah apa yang saya lewati untuk menuju Ujung Genteng ini, tapi beberapa yang saya ingat yaitu kecamatan Jampang Kulon-Surade. Jika anda telah melewati kecamatan ini, perjalanan anda sudah semakin dekat ke pantai Ujung Genteng.

Penginapan di Ujung Genteng


Untuk penginapan di Ujung Genteng ini anda tidak perlu khawatir, karena banyak tersedia penginapan yang bisa anda sewa. Bahkan ada penginapan yang langsung menghadap ke Pantai yang terbuat dari anyaman bambu, harganya berkisar ratusan ribu dan tersedia 2-3 kamar.

Berkeliling di Pantai Ujung Genteng


Pantai Ujung Genteng ini bisa menjadi tempat wisata liburan di Sukabumi yang cukup menyenangkan dengan teman maupun keluarga. Anda disarankan untuk menjelajahi pantai ujung genteng ini, karena terdapat beberapa tempat yang cukup indah dan menarik untuk disambangi.

Tukik atau anak penyu di Ujung Genteng

Di sekitar pantai Ujung Genteng ini juga terdapat penangkaran penyu, anda bisa menyusurinya dengan motor atau sepeda melalui medan yang tidak mudah apalagi jika kondisi hujan. Wisatawan bisa melihat telur penyu dan tukik atau anak penyu yang siap dilepas ke lautan. Pada malam hari anda juga bisa melihat penyu yang naik ke daratan untuk bertelur. 

Penyu di Ujung Genteng

Wisata di Sekitar Ujung Genteng

Curug Cikaso

Selain Pantai Ujung Genteng, disekitar wilayah ini juga terdapat air terjun bernama curug cikaso. Lokasinya memang cukup jauh dari Pantai Ujung Genteng, anda bisa menanyakannya ke warga setempat. Untuk menuju air terjun ini dari lokasi parkir, anda bisa menggunakan perahu atau jalan kaki. Air terjun curug cikaso ini cukup tinggi dan dasarnya cukup dalam, bagi anda yang tidak bisa berenang sebaiknya jangan berenang.

Jumat, 26 Desember 2014

4 Pulau di Kepulauan Derawan Yang Sering Dikunjungi Wisatawan

Kepulauan Derawan merupakan salah satu pariwisata unggulan di Kalimantan Timur, lokasinya berada di wilayah Kabupaten Berau. Kepulauan Derawan ini terdiri dari beberapa pulau yang ada di sekitarnya dan yang paling terkenal dan sering dikunjungi adalah Pulau Derawan, Pulau Kakaban, Pulau Sangalaki dan Pulau Maratua.

Pulau Derawan

Pulau Derawan

Di Pulau Derawan ini anda bisa bermain di tepi pantai yang berpasir putih, jalan berkeliling Pulau Derawan maupun berenang di air lautnya yang jernih. Bahkan anda bisa menemukan penyu yang berenang di sekitar Pulau Derawan ini. Wisatawan juga bisa menikmati hamparan pasir di Gosong yang letaknya hanya 5 menit dari Pulau Derawan.

Pulau Sangalaki

Pulau Sangalaki

Mengunjungi Kepulauan Derawan kurang lengkap rasanya tanpa mengunjungi pulau di sekitarnya, salah satunya Pulau Sangalaki. Pulau Sangalaki ini merupakan kawasan konservasi penyu, hampir setiap malam pulau ini didatangi puluhan penyu yang ingin bertelur. Selain itu, Pulau Sangalaki juga merupakan habitat bagi pari manta. Jika sudah disini anda harus menyelam atau snorkeling untuk melihat keindahan bawah lautnya.

Pulau Kakaban

Pulau Kakaban

Pulau Kakaban harus anda kunjungi jika anda ingin berenang bersama ubur-ubur di Danau Kakaban, ubur-ubur di danau kakaban ini tidak menyengat sehingga aman bagi para wisatawan. Danau Kakaban ini merupakan danau air payau yang hanya ada dua di dunia, tidak hanya ubur-ubur di danau ini juga terdapat hewan laut lainnya. Selain menyelam di danau kakaban anda juga bisa menyelam dan snorkeling di sekitar pulau kakaban.

Pulau Maratua

Pulau Maratua

Pulau Maratua berada di posisi paling luar Indonesia yang berbatasan dengan Negara Malaysia dan Filipina. Pulau ini masih termasuk ke dalam kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Berbeda dengan Pulau Kakaban, Pulau Maratua ini merupakan pulau yang berpenghuni. Terdapat beberapa desa nelayan yang bisa anda saksikan.

Rabu, 24 Desember 2014

7 Tempat Wisata di Kota Balikpapan Kalimantan Timur

Balikpapan adalah sebuah kota di Kalimantan Timur yang dikenal juga sebagai kota minyak. Hal ini tidak terlepas dari pengeboran minyak pertama yang dilakukan perusahaan Mathilda pada 10 Februari 1897.


Pengeboran pertama di Balikpapan ini akhirnya membawa pendatang dari berbagai daerah yang membuat kilang-kilang minyak baru sehingga Balikpapan disebut juga sebagai Kota Minyak. Tanggal tersebut akhirnya juga dijadikan sebagai hari jadi Kota Balikpapan. Bukan cuma minyaknya, kota Balikpapan juga memiliki tempat wisata yang menarik.


1. Carribean Island Waterpark


Carribean Island Waterpark merupakan salah satu waterpark atau taman air yang berada di Jalan Kol. Syarifuddin Yoes II ( Ring Road II ) Balikpapan, Kalimantan Timur. Sama seperti di taman air atau waterpark lainnya anda bisa mengajak anak anda bermain air disini serta menikmati permainan yang tersedia.

2. Hutan Mangrove Margomulyo


Hutan Mangrove Margomulyo merupakan sebuah hutan kota yang letaknya tidak jauh dari pusat kota. Lokasinya berada di Dusun Margomulyo, Balikpapan Barat. Terdapat jembatan kayu sepanjang 800 meter bagi pengunjung untuk jalan-jalan menikmati hutan ini. Hutan Mangrove Margomulyo juga merupakan rumah bagi Bekantan atau Nasalis larvatus.

3. Hutan Lindung Sungai Wain


Hutan Lindung Sungai Wain lokasinya berada di Km 23 jalan Balikpapan - Samarinda. Hutan ini merupakan hutan yang masih alami dan merupakan miniatur dari hutan tropis di Kalimantan. Hutan ini juga merupakan rumah bagi satwa dan tanaman langka di dunia. Disini anda bisa berwisata alam sambil belajar.

4. Pantai Kemala


Pantai Kemala atau yang dikenal juga dengan Pantai Polda merupakan salah satu tempat wisata favorit di Balikpapan, lokasinya berada di Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Selatan. Selain bermain di Pantai anda juga bisa menikmati berbagai macam kuliner yang tersedia di tepi pantai.

5. Pantai Lamaru


Pantai Lamaru berada di sebelah timur pantai Manggar Segara Sari, tepatnya di desa Tritip, Balikpapan, Kalimantan Timur. Dari pusat kota dapat ditempuh kurang lebih 30 menit. Pantai ini cukup luas dan bersih, terdapat beberapa pohon yang ditanam secara teratur sehingga pengunjung bisa beristirahat dibawah pohon yang teduh.

6. Pantai Manggar Segara Sari


Selain Pantai Kemala dan Pantai Lamaru ada juga Pantai Manggar Segara Sari atau Pantai Manggar, lokasinya juga tidak jauh dari pusat kota sekitar 20 km. Pantai ini juga menjadi salah satu favorit tempat wisata di Balikpapan. Disini terdapat berbagai fasilitas permainan yang bisa anda nikmati seperti banana boat, perahu, sewa ban. Layang-layang dan permainan lainnya.

7. Penangkaran Buaya Tritip


Penangkaran Buaya Tritip merupakan penangkaran bagi buaya di Kalimantan Timur, disini terdapat ribuan Buaya yang dibudidayakan untuk pelestarian alam maupun untuk bahan kulit. Selain melihat buaya, pengunjung juga bisa memberi makan buaya dan bagi yang ingin membeli suvenir dari kulit buaya disini tersedia toko yang menyediakan hal tersebut.

Senin, 22 Desember 2014

4 Tempat Wisata di Kota Samarinda Kaltim

Samarinda merupakan ibu kota Kalimantan Timur, kota ini dapat dicapai dengan menggunakan transportasi darat, laut, maupun udara. Tempat wisata di Samarinda tidak kalah menarik dengan daerah lainnya di Indonesia, apabila anda mencari tempat wisata di Samarinda berikut ini informasinya.

Baca Juga: Tempat Wisata di Balikpapan Kalimantan Timur

1. Air Terjun Tanah Merah


Air Terjun Tanah Merah berada di dusun Purwosari kecamatan Samarinda Utara. Tidak jauh dari Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS), untuk mencapai air terjun ini anda bisa menggunakan kendaraan bermotor roda dua maupun empat. Atau yang menggunakan angkutan umum bisa naik trayek Pasar Segiri - Sungai Siring.

2. Desa Budaya Pampang


Desa Budaya Pampang berada di Sungai Siring, Samarinda Utara, Kalimantan Timur. Desa ini dihuni oleh masyarakat dayak kenyah, setiap hari minggu biasanya diadakan pertunjukan seni pada pukul 13.00 - 15.00. Selain itu anda juga bisa berfoto bersama masyarakat dayak kenyah dengan menggunakan pakaian adat, anda juga bisa membeli souvenir disana.

3. Kebun Raya Unmul Samarinda


Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) merupakan objek wisata yang memadukan antara rekreasi dan pendidikan, karena selain untuk rekreasi tempat ini juga sering digunakan untuk penelitian dan kegiatan mahasiswa universitas mulawarman. Di dalamnya terdapat sebuah kebun binatang dan danau dimana pengunjung bisa menyewa perahu.

4. Kampung Tenun Samarinda


Kampung Tenun Samarinda merupakan sentra pembuatan sarung tenun khas Samarinda yang sangat terkenal. Disini pengunjung bisa melihat proses pembuatan sarung sekaligus membelinya. Lokasinya berada di kampung Mesjid, Kecamatan Samarinda Seberang.

Minggu, 21 Desember 2014

Wisata Mistis di Lawang Sewu

Lawang Sewu

Lawang Sewu (Seribu Pintu) adalah sebuah gedung tua di kota Semarang yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau disingkat NIS. Gadung ini dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada thn 1907. Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, kurang dari seribu pintu. Namun kenyataannya, pintu yg ada tidak sampai seribu. Bangunan ini juga memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga banyak orang yang sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).

Sejarah
Menurut catatan sejarah, gedung lawang sewu pernah menjadi lokasi pertempuran berdarah antara Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) melawan Kempetai dan Kidobutai Jepang. Pertempuran ini dikenal sebagai Pertempuran Lima Hari di kota Semarang yang berlangsung pada tanggal 14-19 Oktober 1945. Karena peristiwa sejarah inilah, maka pemerintah kota Semarang meresmikan Lawang Sewu sebagai bangunan tua yang patut untuk dilindungi.

Saat ini, gedung lawang sewu sesekali digunakan sebagai halaman sebuah pagelaran yang besar, dan menurut kabarnya pernah akan dijadikan sebagai hotel. Karena lokasinya yang angker tersebut, sineas film menjadikan gedung tua ini sebagai lokasi syuting dengan judul yang sama dan mengangkat tema film horor.

Aktivitas
Wisata Mistis di Lawang Sewu
Ketika Anda masuk ke dalam gedung lawang sewu, Anda harus membiasakan diri dengan kondisi ruangan yang remang-remang, pengap dan mungkin inilah salah satu faktor yang menjadikan suasana di dalam ruangan ini terasa mencekam. Terlepas dari suasanya yang penuh dengan mistis, gedung ini sangat artistik dan indah. Anda bisa melihat kaca patri yang warna-warni dengan aksen yang unik hasil karya seni yang menakjubkan. Dari semua ruangan yang ada di dalam gedung ini, hanya satu yang bisa dibuka. Ruangan tersebut adalah ruangan kerja pejabat tinggi Belanda. Hal ini dapat Anda lihat dari fasilitasnya seperti kamar mandi yang menyatu dengan ruangan dan balkon yang menghadap ke Tugu Muda.

Menurut kesaksian dari beberapa pengunjung, mereka pernah melihat sosok aneh yg menampakkan diri. Jika Anda punya nyali yang besar dan ingin membuktikan kebenaran berita tersebut, Anda bisa datang di atas jam 23.00 WIB karena Penjaga Lawang Sewu (pemandu) siap menerima Anda selama 24 jam.

Lokasi
Gedung tua lawang sewu terletak di Jalan Pemuda tepatnya di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut dengan Wilhelminaplein.